Sabtu, 07 Agustus 2021

Sukses Adalah Kebiasaan


 

Saya percaya bahwa sukses itu karena kebiasaan. Kebiasaan –kebiasaan hidup yang kita lakukan sehari-hari bisa membawa kita kepada kesuksesan.

Saya bisa bicara begini karena saya sudah membuktikannya sendiri. Jika kita bisa membangun sebuah kebiasaan hidup yang baik, maka kesuksesan itu mudah.

Tapi sayangnya tidak banyak orang yang sadar dengan kebiasaan hidup mereka sehari-hari. Entah itu kebiasaan baik atau buruk, mereka lempeng aja menjalani kehidupan mereka apa adanya.

Pada akhirnya, mereka terjebak dengan rutinitas mereka sendiri yang tidak memberikan hasil yang maksimal di kehidupan mereka.

Dulu saya paling malas kalau disuruh menulis, tapi setelah saya paksakan diri untuk menulis setiap hari, rasanya saya jadi jatuh cinta dengan dunia menulis.

Dulu saya agak sulit memahami artikel-artikel berbahasa inggris, tapi setelah saya paksakan diri untuk membaca tiga artikel bahasa inggris setiap hari, rasanya saya tiba-tiba jadi sedikit paham dengan artikel-artikel berbahasa inggris.

Saking sudah terbiasanya saya membaca tiga artikel tersebut, dulu ada sebuah momen dalam hidup saya yang tiba-tiba membuat saya jadi sedikit kaget.

“Loh! Saya kok ngerti tulisan bahasa inggris ya?”, kaget saya dalam hati.

Ada momen dimana saya sampai tidak tersadar bahwa ternyata tiba-tiba saya sudah benar-benar paham dengan artikel-artikel berbahasa inggris.

Kedua kebiasaan diatas sudah berhasil saya bangun selama satu tahun ini. Alhamdulilah, setelah berjuang selama satu tahun, saya bisa merasakan sekali manfaatnya.

Diantara manfaatnya adalah saya sekarang sudah bisa bilang bahwa sebenarnya menulis itu mudah, asalkan setiap hari kita mau menulis. Memahami artikel bahasa inggris itu mudah, asalkan setiap hari kita mau membaca artikel bahasa inggris.

Apakah berat membangun kebiasaan-kebiasaan tersebut?

Berat Bro, Sist. Ingat, yang kita bangun itu pikiran, mental dan emosi diri kita. Tidak seperti membangun sebuah rumah atau gedung.

Membangun bangunan fisik seperti rumah atau gedung, jika tidak ada bencana alam atau kesalahan manusia, mungkin hancurnya masih bisa dalam jangka waktu yang lama.

Tapi jika membangun sebuah kebiasaan hidup, anda lengah dua atau tiga hari saja, maka kebiasaan tersebut akan mudah hancur kapan saja.

Tapi rasa berat itu hanya anda rasakan di awalnya saja. Jika anda mampu komitmen dan konsisten, insyaallah kebiasaan hidup yang baik itu bisa dengan mudah anda bangun.

Lalu apakah kunci membangun sebuah kebiasaan?

Kuncinya adalah komitmen, konsisten dan harus setiap hari. Selain itu juga harus anda paksakan. Jika tidak anda paksakan, maka kebiasaan tersebut hanya akan jadi sebuah impian saja. Tidak akan pernah terwujud sama sekali.

Oh ya, ngomong-ngomong masalah kebiasaan, saya jadi teringat sebuah pepatah jawa yang mengatakan bahwa, “Witing tresno jalaran soko kulino”. Rasa cinta itu tumbuh karena sebuah kebiasaan.

Mungkin pepatah ini benar, tapi hanya untuk masalah kebiasaan ya.

Bagaimana kalau untuk masalah cinta?

Au ah, gelap…


Akhwan Zarkasyi

(Gitaris, Fotografer dan Penulis)


Facebook @AkhwanZarkasyi

Twitter @AkhwanZarkasyi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Merintis Jualan Lagi

Hari ini kami buka perdana jualan es jeruk di kota Ponorogo. Kami buat brand es jeruk baru dengan nama NIKIJERUK . Jualannya di ...