Sepertinya enak kali ya kalau kita bisa memilih
dengan bebas pekerjaan apa yang ingin kita kerjakan. Ingin menulis, bisa
menulis seharian penuh. Ingin main gitar, bisa main gitar seharian penuh. Ingin
memotret, bisa memotret seharian penuh.
Bisa bebas memilih jenis pekerjaan yang ingin
kita kerjakan dengan sebebas-bebasnya. Kayaknya enak kali ya hidup seperti ini.
Tapi sayangnya kenyataannya tidak seperti itu.
Hidup berkeluarga dan bermasyarakat itu ada hal-hal yang harus kita perhatikan
dan prioritaskan dengan baik. Kepentingan diri kita harus dibawah kepentingan
keluarga. Prioritas diri kita harus dibawah prioritas masyarakat. Kita harus
dahulukan kepentingan bersama daripada kepentingan diri sendiri.
Ada beberapa pekerjaan yang tanpa kamu harus
diberitahu, kamu harus mampu melakukan dan menyelesaikannya. Tanpa harus
diingatkan. Tanpa harus dipaksa. Pokoknya mau tidak mau kamu harus
melakukannya.
Ya memang begitulah hidup berkeluarga dan
bermasyarakat. Kita harus mampu sadar diri dengan segala situasi dan kondisi.
Harus bisa ngeh dengan pikiran banyak orang.
Kecuali kalau kamu memang orangnya agak-agak ndableg ya. Punya watak yang egois, tidak peka dan semaunya sendiri. Mikirnya
urusan pribadi harus diprioritaskan lebih dulu dibandingkan dengan urusan
bersama.
Emangnya ada orang seperti ini?
Ada sih, tapi mungkin jumlahnya tidak banyak. Kalau
dipersentase di masyarakat jumlahnya mungkin masih lebih banyak orang yang baik
dibandingkan dengan orang yang kurang baik. Maklum, mereka spesies langka. Hehe…
Nah, orang-orang seperti ini mungkin tidak akan pernah mengerti dengan apa yang saya maksud. Mungkin. Kalaupun mau mengerti mungkin sepertinya mereka butuh waktu yang lama.
Ya sudah biarkan saja,
biar waktu nanti yang akan membuat mereka mengerti.
Kewajiban dalam hidup berkeluarga itu berat.
Dalam bermasyarakat pun juga berat. Butuh kedewasaan yang benar-benar matang
untuk menerima, mengerjakan dan menyelesaikan semuanya. Jadi, pintar-pintarlah
mengolah hati dan pikiran.
Akhwan Zarkasyi
(Gitaris, Fotografer dan Penulis)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar