Kamis, 20 Juni 2024

9 Insight Mengaji Semalam

Semalam saya mengikuti rutinan ngaji di musholla Nurul Jadid. Rutinan setiap seminggu sekali, tiap hari Selasa malam Rabu bakda shalat isya'. Pengajian diisi oleh ketua takmir musholla, Bpk. Kyai A. Zainal Abidin.

Dari ngaji semalam ada 9 Insight yang bisa saya simpulkan. Berikut ini kesembilan insight-insight tersebut;

1.  Orang-orang muslim dan mukmin yang berkumpul mau hadir ke majlis ilmu oleh Allah ﷻ akan dianggap seperti berada di taman surga.

2.  Kata manusia berasal dari bahasa Arab kata "man" dan "nusia". Man artinya siapa, sedangkan nusia artinya lupa. Jadi manusia itu memang tempatnya salah dan lupa.

3.  Seseorang ketika melakukan maksiat seharusnya sadar, bahwa perbuatan dia selalu dalam pengawasan Allah ﷻ dan malaikat-malaikat-Nya. Tapi kebanyakan mereka sering tidak sadar, bahwa setiap maksiat sekecil apapun tidak pernah luput dari catatan malaikat pencatat amal-amal buruk yaitu malaikat Atid.

4.  Di yaumil hisab nanti anggota-anggota tubuh kita akan memberikan kesaksian kepada Allah ﷻ terhadap amal-amal perbuatan yang sudah kita lakukan di dunia. Tangan akan bicara. Kaki akan bicara. Dan semua anggota -anggota tubuh lainnya. Jika amalnya buruk, ia akan berbicara buruk. Jika baik akan berbicara baik. Jadi selama masih ada di dunia selalu berhati-hatilah dan terus lakukan amal-amal kebaikan.

5.  Setiap maksiat yang dilakukan oleh seorang muslim, jika dibarengi dengan taubat dan istighfar,  maka Allah ﷻ akan membuat lupa malaikat-malaikat-Nya atas dosa maksiat tersebut, asalkan maksiat-maksiat itu maksiat kecil saja. Tidak hanya malaikat yang Allah ﷻ buat lupa, tapi seluruh makhluk dan alam semesta akan Allah ﷻ buat lupa terhadap perbuatan maksiat orang tersebut.

6.  Jangan membicarakan keburukan-keburukan orang lain karena dosanya akan sama dengan dosa perbuatan buruk orang yang kita bicarakan. Jika perbuatan buruk itu memang dia lakukan, kita berdosa. Jika perbuatan buruk itu ternyata tidak dia lakukan, kita malah lebih berdosa lagi. Rugi kan?

7.  Jangan mengingat dan membicarakan keburukan-keburukan orang yang sudah meninggal karena dosanya sangat berat. Seburuk apapun lupakan keburukannya. Ingatlah kebaikannya.

8.  Sebaik apapun amal perbuatan seseorang, sebelum masuk ke surga dia akan tetap merasakan panasnya api neraka jahanam. Tentunya kadar panasnya sesuai dengan amal perbuatan mereka ketika di dunia.

9.  Sering-seringlah melaksanakan shalat berjamaah dan belajar agama ke majlis ilmu karena Ibadah-ibadah tersebut bisa melembutkan hati kita. Hati yang lembut akan mudah menerima nasehat, hidayah dan membuat diri jadi makin taat beribadah.

Itulah tadi kesembilan insight mengaji semalam di musholla Nurul Jadid Pagersari Penaruban Weleri.

Semoga dengan membacanya bertambah pengetahuan agama kita. Bertambah pahala kebaikan kita. Dan bertambah iman, Ihsan dan Islam kita kepada Allah ﷻ.

Aamiin...

Semoga bermanfaat.

Bagi yang mau ikut rutinan mengaji monggo langsung hadir ke musholla Nurul Jadid di dukuh Pagersari desa Penaruban Kec. Weleri. 
Rutinan dilaksanakan tiap seminggu sekali, setiap hari Selasa malam Rabu bakda shalat isya'. Pengajian untuk umum bebas untuk semua kalangan.

Kami tunggu kedatangan Anda.

Pedagang Pengajar Penerbang

Senin, 17 Juni 2024

Mengapa 5 Kebiasaan Hidup Ini Penting Dalam Kehidupan Saya Sehari-Hari



Hidup itu tidak lepas dari yang namanya kebiasaan-kebiasaan. Baik itu kebiasaan baik ataupun buruk. Kebiasaan baik akan mengantarkan hidup kita kepada hal-hal yang baik. Sedangkan kebiasaan buruk akan mengantarkan kita kepada hal-hal yang buruk.

Selama beberapa tahun ini saya sedang berusaha membangun 5 kebiasaan-kebiasaan baik berikut ini. Mengapa saya membangun 5 kebiasaan-kebiasaan ini setiap hari? Nah, kamu bisa baca terus sampai selesai ya.

1.  Menulis
Setiap pagi saya berusaha untuk menulis. Entah itu menulis cerita, pemikiran, perasaan, obrolan, insight sebuah ilmu ataupun yang lainnya. Ternyata kebiasaan menulis ini bisa melatih otak saya untuk berpikir sistematis. Berpikir sistematis itu penting untuk komunikasi kita kepada orang lain. Baik itu komunikasi verbal, tekstual maupun audio visual.

2.  Membaca
Ada 4 tema bacaan wajib saya setiap hari. Tema-temanya diantaranya adalah tentang agama, self growth, copywriting dan lain-lain. Semua saya baca online. Setelah membaca, setiap link bacaan-bacaan saya simpan dengan rapi di aplikasi Notion.

Dengan membaca tema-tema ini setiap hari, saya jadi punya banyak referensi ketika ingin menulis tema tentang agama, self growth ataupun copywriting. Saya jadi punya banyak rujukan.

Lagipula kata "Iqra'", yang artinya bacalah, adalah ayat pertama yang Allah wahyukan kepada Baginda Nabi Muhammad ﷺ di dalam Alquran. Jadi saya harus coba mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari.

3.  Mengajar
Saya sudah mengajar selama ± 7 bulan di MDTU NU (Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula Nahdatul Ulama) 18 Nurul Jadid. Madrasah ini berada di dukuh Pagersari desa Penaruban kec. Weleri kab. Kendal Jawa Tengah.

Saya mengajar pelajaran bahasa arab, akhlak, ke-NU-an dan mengaji. Saya sebenarnya tidak ingin jadi guru, tapi ternyata Allah ﷻ menghendaki saya harus mengajar. Kalau yang Ini ceritanya panjang. Insyaallah kapan-kapan saya akan ceritakan. Hehe...

Selama 7 bulan mengajar ternyata banyak sekali manfaat yang bisa saya dapatkan. Salah satunya adalah keberkahan dan kemudahan hidup. Rasanya setelah rutin mengajar semua urusan-urusan hidup saya jadi lebih mudah. Contohnya seperti dagangan di butik kami Griya Aniqah Hijab jadi makin laris, keluarga juga makin tentram dan rasanya seperti tidak mudah capek mengerjakan pekerjaan apa saja. Alhamdulillah Allah ﷻ berikan banyak kemudahan.

4.  Shalat Berjamaah
Saya setiap hari saya berusaha untuk shalat berjamaah 5 waktu. Ya meskipun belum bisa ful 5 waktu, saya selalu berusaha terus.

Menurut pengalaman saya, shalat berjamaah itu rasanya beda dengan shalat sendiri. Setelah shalat berjamaah rasanya pikiran-pikiran negatif jadi cepat hilang. Pikiran jadi makin fresh. Perasaan negatif juga tiba-tiba cepat hilang. Rasanya jadi makin hepi terus.

Nah, makanya ketika saya lagi stres mengerjakan semua urusan butik, madrasah dan rumah yang rumit dan ga kelar-kelar, shalat jamaah bisa jadi sebuah terapi bagi saya. Terapi yang murah, mudah dan insyaallah ada nilai berkah.

5.  Baca Alquran
Setiap selesai shalat saya selalu sempatkan membaca Alquran. Sedikit saja, hanya 1 maqro/'ain bacaan. Jika tidak sempat ya saya tinggalkan saja. Tapi yang pasti di setiap shalat 5 waktu, insyaallah pasti ada salah satu shalat yang saya barengi dengan membaca Alquran.

Kata kyai kami membaca Alquran itu faedahnya banyak banget. Setiap huruf, kata dan kalimat yang kita baca bisa jadi tameng diri kita. Tameng dari pikiran-pikiran buruk yang menjerumuskan. Tameng dari godaan-godaan hawa nafsu negatif. Dan tameng dari bala, musibah dan keburukan-keburukan yang terkadang bisa menghantui kehidupan kita sehari-hari.

Itulah tadi 5 kebiasaan-kebiasaan hidup yang sedang saya bangun setiap hari. Semoga saja dengan membangun 5 kebiasaan-kebiasaan ini hidup saya akan mengalami perubahan yang lebih baik di masa depan.

Dari kelima kebiasaan-kebiasaan di atas apakah ada salah satu yang kamu kerjakan juga? Coba berikan jawaban kamu di kolom komentar sekarang.

Pedagang Pengajar Penerbang







Merintis Jualan Lagi

Hari ini kami buka perdana jualan es jeruk di kota Ponorogo. Kami buat brand es jeruk baru dengan nama NIKIJERUK . Jualannya di ...